Selasa, 25 Februari 2014

hey class :)

hey class, we come back again :)
setelah sekian lamanya PKL :D lebay haha
yaa tapi begitulah mereka. mereka yang ku sebut teman :)


Jumat, 21 Februari 2014

selama disini ~

heyhey...
aku sudah selesai PKL nya nihh.
banyakkk banget ceritaaa selama PKL disanaaa :)
mulai dari kaka2nya, perawat2nya, OB2nya, yg baik dan buruknya.
selama pkl disana
aku jadi tau gimana menghargai tenaga orang lain, menghormati satu sama lain, sopansantun ke semua orang, sifat dan sikap orang kerja.
begitulah~
pertama disana tuh masih bengong-bengong gituu, karena kita baru banget. tapi setelah dua bulan lamanyaaaaa disanaa, kita jadi sedikit ngerti alur resep dan alur obatnya tuh gimana,
aku pkl disana itu sama ami, aning, anisa, nesya, dan yolanda.
karena dari hari selasa(18/2) nesya sakit, jadi dia izin . semogaa cepet sembuh yakkk
tinggal tunggu presentasi dan sidang nih :3 gatau gimana .? -_-
dan aku akan merindukan kalian :* apalagi mamah gadungan :3


Selasa, 31 Desember 2013

FAKTA

fakta- :3 menurut merekaa  hehe~

1. baik-perhatian-pendengar yang baik-enak diajak curhat-solusinya menyentuh hati-sayang banget sama ayahnya-setiap ditanya barang baru beli dimana jawabnya dibeliin ayah-penggemar elmo-banyak makan tapi gak gemuk-suka photo awan-:3ss

2. baik-pinter ko-galak kadang2-bawel-lucu-rajin-perhatian-semangat-penolong-manis-:3mr

3. dewasa-kalem-misterius-baik-lucu-:3wr

4. pinter-baik-jutek-kadang2 ngeselin-ngangenin-lembut-polos-jujur-penyayang-sayang sama semua orang kayanya-:Dips

5.baik-cantik-murah senyum-:3es

6. lucu-kadang aneh-rese-jail-baik-imut-asik-:Dsa

7. socute-sogood-sodifferent-sobeautifull- soislamic-sosmart-solucky-:3sp

8. baik-kalo lagi ngeselin yaa ngeselin banget-:Dyhprac

9. baik-care-lucu-imut-tomboy dikit-agak galak-tertutup-ngeselin-bijak-solid-:Dna

10. baik-sabar-penyayang-solidaritas-enak diajak curhat-tapi kadang suka bikin gondok-enak diajak becanda-asik-seru-gokil-:Dmmu

hhaa

Sabtu, 21 Desember 2013

Drama:)



Ke-3 Ikatan


Pada suatu ketika dibelahan dunia, hiduplah 3 insan yang bersahabat yaitu Adit, Dede, dan Sherli. 5tahun sudah mereka menjalin persahabatan, dan mereka selalu bersama. lambat laun kasih sayang dalam persahabatan tersebut berubah menjadi sebuah kisah cinta bagi sherli dan adit
Lelaki tinggi berkacamata coklat itu menghampiri kekasihnya  dengan setangkai mawar merah dalam genggamannya.

Adit : “ Happy Anniversary sayang, ini untuk kamu. Semoga kita bisa lanjut ke tahun-tahun yang akan datang my sweetheart”.
Serli : “ makasih, aku harus jujur sesuatu sama kamu
Adit : “ apa sayang?
Serli : “ maaf, aku gak bisa ngelanjutin hubungan kita!”
Adit : “  tapi kenapa ?”
Serli : “ pokoknya kita putus!”
          Belum sempat adit mencerna permintaan  itu tetapi serli telah pergi dari hadapannya tanpa sedikitpun penjelasan.
 
           Larut malam telah tiba, namun adit belum juga pulang kerumah. Sementara elyn geram dengan kelakuan adik satu-satu nya itu. Beberapa menit kemudian aditpun pulang dan mulai membuka pintu kamar elyn perlahan . 

Elyn : “ darimana aja lo jam segini baru pulang! Nyadar dong gua tuh dirumah sibuk! Dasar anak pembawa sial lo! Harus nya lo tuh nyadar oranng tua kita meninggal tuh karna siapa ! harus nya lo lebih berbakti dong ! bantuin kerjaan gue kek !!!!???
Adit : “ terserah apa kata lo deh!” (keluar kamar membanting pintu kamar elyn)
Adit : “percuma gue punya kakak gak sedikitpun ngerti apa yang gua rasain bahkan gak sedikitpun mau tau tentang gue ! gue benciiiii !! batin adit


2 tahun kemudian..
pada suatu universitas, adit mulai menyambung kisah cintanya yang pupus, namun tetap tak berakhir baik.
Tampak dua orang wanita tersebut berbincang di dalam ruangan kelas yang masih sepi. mereka adalah sepasang sahabat, yaitu yolanda dan atifah .

Yolanda : “ kira-kira kita mau nge-kost dimana nih fah? “
Atifah : “ aduhh.. gua juga gak tau daerah sini yol “
  (adit melintas diantara mereka)
Yolanda : “ eh.. dit ! lu tau gak kost-an yang terdekat dari kampus ini? “
Adit : “ tau, kenapa?”
Atifah : “ kita mau cari tempat kost nih dit.”
Adit : “ ohh.. yaudah nanti pulang kuliah gue anter ke tempatnya

Mereka pun berencana untuk melihat tempat kost yang adit maksud sepulang kuliah nanti.
 
Ditempat kost . 

Siska : “ ehh dek adit, ada keperluan apa ? “
Adit : “ ini temen saya ada yang cari kost-an bu. Ada kamar yang kosong gak disini?”
Siska : “ kebetulan lagi penuh semua dek, tapi ada sih satu kamar ukuran 3 org yang Cuma ditempatin sama satu orang . mari saya antar ke orang yang saya bilang J .”
Mereka menghampiri Ely yang sedang duduk dibawah pohon untuk meminta persetujuan ely.

Siska : “gimana mba? Mau gabung ga sama mba ely? Lumayan lho jadi bayar kamar       nya barengan. Kan jadi lebih ringan tuh .
Ely : “ wah tumben bu..”
Siska : “ tumben apa ?”
Ely : “ tumben baik, biasa nya kan mau untung banyak..”
Siska : “ kamu tuh ya jangan buka aib saya di depan orang baru dongggg, jadi malu..”
(ely dan ibu kost tertawa)

Ely menyetujui penawaran yang diberikan oleh ibu kost. Yolanda dan atifah bergabung dikamar ely mulai malam ini.

Waktu menunjukan pukul sembilan malam.
sedangkan mereka masih asik berbincang didalam kamar kost. Dari perbincangan itu, mereka menyadari kalau  mereka  kuliah dikampus yang sama .

Ely : “ Emangnya kalian kuliah jurusan apa di Universitas Kolor Hitam? “
Yolanda : “ kita masuk jurusan perdukunan , soalnya gua pernah ada dendam sama cowok jadi gua termotivasi buat jadi dukun santet. Hahaha (tertawa terbahak-bahak).”
Atifah : “ ngaco lo yol. Kebidanan kelessss. Kalo lu jurusan apa ly?
Ely : “ kalo gua di jurusan mutilasi.”
(Yolanda dan atifah tercengang kaget)
Ely : “ maksud gua kedokteran bagian pembedahan. Hahaha ”. (ely tertawa terbahak-bahak)
Atifah dan Yolanda : “ ohhh. . . hahaha lucu juga lo “.(tertawa bersama)
Setelah kejadian itu mereka menjadi semakin akrab dan menjadi teman curhat sekamar .
Keesokan harinya di kampus . . .
Ely : “ eh ser. .  gua dapet temen kost baru lohh! Oh iyaaa ngomong-ngomong mantan lo sekampus loh sama kita.”
Serli : “ ohh, siapa?”
Ely : “ itulohh si adit.”
Serli : “ ohh yaaa?”
Ely : “ iya bener.”
Serli : “ lo tau dari mana emang ?”
Ely: “ dari penghuni baru di kamar kost  gue lah, mereka itu temen sekelasnya adit”
Sherli :” kok lo bisa tau ?”
Ely : “ yaiyalah kan mereka curhat sama gue getohhhh”
Serli: “ wahhh cetar membahana badaiii , lumayan buat mata mata haha.”


 di depan perpustakaan .

lelaki berkacamata coklat itu refleks menghantam pundak atifah karna bersenggolan hingga buku-buku yang dibawa atifahpun ikut jatuh berserakan.

Adit : “ maaf yaa”.
Atifah : “ iya gapapa.”
Adit : “ emang kamu mau kemana ?”
Atifah : “ mau ke kantor nih. Mau nemuin dosen.”
Adit : “ yaudah sini aku bantuin.”

Lelaki itu pun merapihkan dan mengambil buku-buku yang berserakan dilantai lalu membawanya, dialah adit. mereka berdua berjalan menuju kantor.


Serli sedang memakan buah pisang didepan kelas, dan membuang kulit pisang seenaknya..

Yolanda : “ aaaaaaaaaaaa…” (menginjak kulit pisang yang dibuang serli tadi hingga terpeleset)
Adit : “ awaaaaaasssss!”(adit menggenggam erat tangan yolanda dan menahannya agar tidak terjatuh , sejenak mereka berpandangan )
Yolanda : makasih ya, untung ada kamu.. aku ga jadi jatoh deh”
Adit : “iya  sama sama, aku Cuma kasian aja”
Yolanda: “ kasian kenapa? Aku gak apa apa ko” (mulai salah tingkah)
Adit : “ ohh nggak maksud aku, aku kasian sama kulit pisangnya di injek sama kamu gitu sampe mencret” (tersenyum kecil lalu pergi meninggalkan yolanda)

Bagi yolanda apapun yang di katakan adit terdengar sangat manis walau tidak seperti makna yang terkandung didalamnya.


Malam hari dikamar kost. . .
Yolanda, ely, dan atifah kembali berbincang dan saling  mencurahkan isi hati mereka. Dimulai dari  Yolanda yang menceritakan tentang kejadiannya bersama adit didepan kelas tadi siang. Sementara atifah berusaha memendam perasaannya.

Yolanda : “eh aku ke wc dulu ya sebentar “(yolanda pergi ke kamar mandi)

(atifah dan ely mengangguk ke arah yolanda)

Atifah : “ tadi aku juga ketemu adit, dan dia bantuin aku.”
Ely : “ohhh yaa? Bantuin apa?”
Atifah : “iya, tadi kan aku bawa buku buanyakkk banget terus gak sengaja aku tabrakan sama dia, dan buku yang aku bawa jatuh semua, terus adit bantuin aku bawain bukunyaa dehh. . .  seneng banget deh rasanya. Tapiii . . . aku ga enak sama Yolanda soalnya kayaknya dia juga suka sama adit.”
Ely : “ selama bendera kuning belum melengkung gak ada yang ngelarang kok. Ehh maksudnya janur kuning. Haha “ (mereka tertawa bersama)

Ely menelpon serli ketika  atifah dan Yolanda sedang tertidur. Ely menceritakan  semua yang diceritakan oleh atifah dan Yolanda. Semuanya terbongkar, dan mulai terlihat bahwa ely adalah musuh dalam selimut.

Ely : “ hallo ser, gua ada berita baru nih.”
Serli : “ apa tuh ?”
Ely : “ ternyata Yolanda dan atifah sama-sama suka sama adit.”
Serli : “ ohh yaa, ciussss?”
Ely : “ iyaakk bener, kan mereka sendiri yang cerita sama gua.”
Serli : “ yaudah besok lo certain ke gua yak.”
Ely : “ okk sip .” (seraya menutup telepon genggamnya)


Dikampus . . . .

Dari kejauhan terlihat adit dan dede yang sedang berbincang di bangku taman.

Adit : “ de, gua mau curhat nih. Gua bingung kakak gua benciii banget sama gua.”
Dede : “ kenapa? Kakak lu masih berfikir kalo lo yang buat nyokap-bokap lo meninggal?”
Adit : “ iyak de. Padahalkan gua gak tau apa-apa. rasa nya tuh Gua pengen bunuh diri aja.!”
Dede : “ hah, serius lo? Lo belom pernah kan?”
Adit : “ iya emang belom ”
Dede : “ gila lo! Yaudah coba aja”(adit menepuk pundak dede lalu tertawa terbahak-bahak)
          Adit pun melanjutkan curhatannya kepada dede. Adit menceritakan keberadaan serli yang kembali kedalam kehidupannya. Dan dua wanita yang sedang mendekatinya yaitu atifah dan Yolanda.
Beberapa jam berlalu begitu saja bagi adit untuk menceritakan semuanya kepada dede. Hingga sore pun tiba.


Pagi hari .
Dikampus ely dan serli melanjutkan pembicaraannya lagi yang sempat terputus di telepon semalam.

Serli : “ eh eh gimana ceritanya semalem? lanjut dong lanjut.”
Ely :  “ jadi giniii, kata nya sih, si adit tuh ngasih perhatian lebih sama mereka.”
Serli : “ serius lo? Wow. Jadi gua punya saingan baru nih.”
Ely : “ yaa kayaknya sih gituuu.”
Serli : “ lo mau bantuin gua ga?”
Ely : “ bantuin apa?”
Serli : “ kita bikin mereka berdua berantem yuk”.
Ely : “ wahhh, ideee baguss tuhh.”

Merekapun  mulai menyusun rencana jahat mereka untuk menghancurkan persahabatan Yolanda dan atifah.


Dipersimpangan jalan. . .
Adit dan serli pun bertabrakkan. Selembar photo terjatuh dari tumpukan buku yang dibawa adit.

Serli : “ adit-adit, aku mau ngomong sama kamu?”
Adit : “ apa?”
Serli : “ aku nyesel udah ninggalin kamu, aku baru sadar kalo selama ini aku sayang sama kamu, kamu mau gak mengulang masa lalu kita?”
Adit : “ emang kita  punya masa lalu?”
Serli : “ jadi kamu udah melupakan masa lalu kita?”
Adit : “ iya! Dan semua ini karena lo juga kan?” (adit mengambil photo yang terjatuh)
Serli : “ apaan tuh? Coba liat.” (merampas photo dari adit)
Adit : “ eh eh jangan !!!” (adit mencoba merebut kembali photo yang diambil oleh serli)
Serli : “ jadi ternyata lo nolak gua gara-gara ini, gua gak nyangka ternyata lo homo!”

(lalu serli berteriak untuk memanggil seluruh anak kampus yang ada disekitarnya untuk mendengarkan celotehannya)

Serli : “ hey guys, sini deh gua punya gosip baru lohhh.”
Ely : “ gosip apa ser?”
Serli : “ lo tau gak sih ternyata adit kayak gini lohh.”(seraya memperlihatkan photonya)
(atifah dan Yolanda tercengang melihat photo itu.)
Yolanda : “ gua nyesel dit pernah suka sama lo! Gua gak nyangka kalo lo tuh homo.”
Atifah : “(terdiam)”
Ely : “ asal lo tau yol temen lu itu juga suka sama adit. Tapi dia Cuma berani main belakang aja.”
Atifah : “ maksud lo apa sih?” (bentaknya pada ely)
Ely : “ udah deh ngaku aja lo. Semua rahasia lo itu ada di gua.”
Yolanda : “ ohh, jadi lu gitu. Diem-diem juga suka sama adit. Musuh dalem selimut lo. Lo kan tau gua suka sam adit.!!!”
(dan tiba-tiba dede datang menghampiri mereka)
Dede : “ ada apa sih ini ribut-ribut!” (dengan suara kerasnya)
Serli : “ini nih temen lu homo!!”
Dede : “oh serli udah lama ya kita gak ketemu, gak nyangka kita bakal ketemu lagi di keadaan yang kayak gini.”
Serli : “maksud lu??”
Dede : “lu gak sadar apa?! lo udah nuduh adit homo, gue gak nyangka lu kayak gitu sekarang, dulu kita tuh sahabatan, tapi lu sekarang apa? Busukk!!!”
Serli: “emang kenyataannya gitu keleess”
Dede : “lu gak sadar  yang lu gituin tuh siapa? “
Serli : “sadar kok sadar banget malah!”
Dede : “lu kok gitu sih, bukannya lu masih sayang sama dia?”
Serli : “hello… itu sih dulu keleess sebelum gua tau kalo dia tuh homo”
Dede : “pliss deh, lu gak usah banyak omong!”
Serli : “asal lu tau gua juga males banget kali ngomong sama orang kaya lu !”

Adit dan dede menjauh dari kerumunan orang-orang itu.

Dede : “dit sabar ya. Gue percaya kok sama lu.”
Adit : “iya makasih ya lu udah percaya sama gue”
Dede : “emang yang di photo itu siapa sih, kok lu gak curhat sama gue?”
Adit : “iya jadi dia itu sepupu gue de”
Dede : “ oh itu sepupu lu, makanya kalo photo sama cowok jangan mesra-mesra dong, mending lu photo sama gue hahahaha”
(mereka pun tertawa bersama-sama)


Keesokan malamnya Dede pergi ke rumah Adit . Dede bermaksud untuk menemui Adit. Tetapi adit  sedang tidak ada dirumah, dede hanya bertemu dengan elyn(kakaknya adit)

Dede : “assalamuallaikum”
Elyn : “waalaikumsallam” (dengan nada jutek)
Dede : “kakak masih jutek aja dari dulu.”
Elyn : “bukan urusan lu!”
Dede : “bercanda ka peace ! btw.. gue ga di persilahkan buat duduk nih ka?
Elyn : “duduk aja keles ga usah bawel gitu . ngapain malam-malam kesini?”
Dede : “Adit ada ga kak?”
Elyn  : “gak! Emang ada urusan apa?”
Dede : “Cuma mau ngobrol-ngobrol aja si !”
Elyn : “ngobrolin apa si?”
Dede : “sesuatu ka J oh iya kak, mumpung adit gak ada gue mau curhat nih!”
Elyn : “cerita apa sih? So akrab banget sama gue.”
Dede : “ihh serius kak”
Elyn : “ iya apaan? mau cerita apa?”

Kalimat perkalimat diungkapkan oleh dede. Dede mulai menceritakan segala yang telah terjadi pada adit. Hanya beberapa menit waktu yang dibutuhkan dede untuk menyadarkan Elyn dari sikapnya yang menyiksa adit.

Elyn : “ oh jadi gitu!”
Dede : “ iya kak, dia tuh butuh banget kasih sayang dari lu!”
Elyn : “ gue juga sebenernya sayang banget sama adik gue yang satu itu, tapi setiap gue liat dia, gue selalu ingat kejadian yang tertimpa sama orangtua gua.”
Dede : “ tapi itu bukan kesalahan adit juga ka, semua itu hanya musibah!”
Elyn : “ okke mungkin emang ini semua salah gue , thanks ya lu udah sadarin gue.”
Dede : “ yoi kak sama-sama.”

Keesokan paginya
Sudah beberapa minggu ini Yolanda dan atifah tidak pernah terlihat bersama-sama lagi , sementara serli dan ely merayakan kebahagiaann mereka karena misinya telah berhasil.


Elyn menghampiri adit dikampus. Sementara keadaan disana sedang kacau dengan gosip homo adit.
(elyn datang menghampiri adit yang sedang berdiri didepan madding)

Elyn : ‘’dee..dee..’’
Adit : ‘’ada apa lu kak!’’
Elyn : ‘’kok jutek banget sich adek gue..’’
Adit : ‘’ya gak biasanya aja lo selembut ini’’
Elyn : ‘’gue pengen ngomong sama lo nih’’
Adit : ‘’mau ngomong apa?’’
Elyn : ‘’gua minta maaf ya atas sikap gue yang selama ini gak peduli sama lo’’
Adit : ‘’maksud lo?’’
Elyn : ‘’masa lo gak ngerti sih, gak peka baget sama kakak.’’
Adit : “ iya iya gua peka kok sama lo.”
Elyn : “ yaudah mulai sekarang kita jadi adik kakak beneran yak!!”
Adit : “ iya gua sayang sama lo kak”
Elyn : “ iya dek gua juga sayang sama lo.”

Dan akhirnya adit dan kakaknya pun berbaikan


Atifah menghampiri Yolanda yang sedang duduk menyendiri di halaman kampus.

Atifah : “ yol, gua mau ngomong sama lo. Gua mau ngejelasin semuanya. Gua gak mau persahabatan kita hancur Cuma gara-gara satu cowok.”
Yolanda : “ (hanya diam)”
Atifah : “ gua akuin gua emang dulu suka sama dia. Tapi semua itu Cuma sebatas suka aja ga lebih! Lo harus percaya sama gua.”
Yolanda : “ iyak gua juga sadar kok. Mungkin emang gua terlalu egois. Okk jadi kita baikan yak!”
Atifah : “ iyakkk kita baikan dan  pastinya akan tetap bersahabat J

Tiba-tiba saat dede berjalan dia berpapasan dengan serli dan ely. . .

Dede : “ ser gue perlu ngomong sama lo.”
Serli : “ lo mau ngomong apa?”
Dede : “ gua tau kok dalam hati kecil lo. Lo gak mungkin kayak gitu  secara lo kan sayang banget sama adit.”
Serli : “ iyak gua ngerasa udah keterlaluan banget sih. Satu kampus sampe ngejauhin adit gini.”
Dede : “ yaudah, mending lo jelasin kesemuanya biar semua gak salah paham lagi.”
Serli : “ li, gua rasa kita harus minta maaf sama Yolanda dan atifah sambil ngejelasin semuanya.”
Ely : ‘’ya juga sih gua fikir-fikir gua juga udah banyak salah sama mereka.”

(tiba-tiba Yolanda dan atifah melintas diantara mereka.)

Ely : ‘’yol, peh, sini deh gua mau ngomong sesuatu sama lo berdua  nihh.”
Yolanda : ‘’lo mau ngomong apa lg?, lu udah puaskan buat persahabatan kita hancur, Tapi gak seperti yg lo bayangin, persahabatan kita gak selemah yang lu fikir “
Ely : ‘’gua juga sadar kok, gua salah. yaudah gua minta maaf sama lo berdua, gua harap lo bisa maafin gua.”
Atifah : ‘’yaudah yol maafin aja, kita juga  bisa kok ambil hikmah dari kejadian ini kok”
Serli : ‘’ gua juga minta maaf ya. Gua harap kita semua bisa jadi sahabat .”
Dede : ‘’yaaah…. Yaaaah… gua dianggurin  nihh, gua juga minta maaf kali.”
( dan akhirnya mereka pun bermaaf-maafan)
Suatu ketika pada acara festival kampus mereka semua berkumpul. Tiba-tiba dengan spontan serli naik kepanggung.
Serli : ’’buat semua temen-temen gua mau ngejelasin sesuatu, sebenernya berita homo itu Cuma fitnah dari gua. Gua mau minta maaf buat orang-orang yang udah gua sakitin  terutama  adit”.
(Adit tersenyum dari kejauhan, dan serli pun menghampiri dede dan adit)
Serli : “dit, apa lo mau maafin gua. Gua udah punya banyak salah sama lu.”
Adit : “iya gua udah maafin lo kok tenang aja.”
Serli : “gua tau kok siapa yang pantes buat lo.”
(serli pun menyatukan adit dan dede)
Serli : “dede pantes kok buat lo dit, lo sayang kan sama dede?”
Adit : ‘’hmm... sebenernya sihh iya.”
Dede : “HAAAAH??”
Serli : “gua tau kok de, lo juga  sayang kan sama adit?. lu mendem perasaan lu sejak lama kan ke adit, dari saat kita sahabatan dulu lo berdua sama-sama sayang kan?.”
Dede : “okeee, gua akuin semuanya itu emang bener.”
Adit : “ lo mau kan de jadi pacar gua??”
Dede : “maaf dit gua gak bisa.”
Adit : ‘’loh kenapa ga bisa de?? Bukannya lo juga sayang sama gua?”
Dede : “hahaha maksudnya gua gak bisa nolak,“
Dan akhirnya semua berbahagiaaa dengan kehidupan mereka masing-masing. . .
Segala yang menyakitkan akan selalu dijadikan pelajaran bagi mereka yang sadar akan kehidupan.
Hikmah yang dapat diambil dari setiap kejadian  . . . .

Adit   (cinta)
ü  Ada hak ada juga kewajiban
ü  Setiap hati memang berhak memilih dan dipilih
ü  Sebab itulah hati pun wajib merelakan dan direlakan.
ü  Tertawa lah pada diri mu sendiri saat kamu hanya bisa meratapi yang terjadi dan membiarkan segala yang membuatmu tertekan memperburuk apa yang ada pada dirimu.

Sherli  (cinta)
ü  Hati tak harus memaksa
ü  Tapi hati wajib menerima
ü  Jangan pernah salah kan hati yang memilih menjauh saat mereka mengenal apa itu sakit oleh mu.
ü  Karna mereka berhak memilih mana yang baik bagi hatinya.
ü  Berhentilah meminta saat seseorang yang kau pintai tak memiliki lagi apa yang kau pinta layaknya sebuah cinta

Dede   (cinta dan persahabatan)
ü  hati itu wajib menerima saat segalanya berubah dalam hal rasa.
ü  Bersahabat berbeda kaum seperti halnya lelaki dan wanita, tak seharusnya memaksa untuk tidak jatuh cinta kecuali sepandai pengatur hati.

Atifah   (persahabatan)
ü  Persahabatan layak nya seuntai kalung perlu pengait, berupa kepercayaan dan keterbukaan, bila pengait tersebut terlepas, segala yang tersimpan dalam kaitnya pun berhambur ke tempat yang tak seharusnya.

Yolanda   (persahabatan)
ü  Saat dua hati yg bersahabat tertuju pada seseorang yang sama. Berusahalah tidak menguatkan hatimu pada orang itu, tapi kuatkanlah hati mu untuk sahabat mu begitu pula sahabat mu padamu, karna kekuatan hati dalam persahabatan dapat melawan yang tak seharusnya rusak karena nya.

Ely   (kepribadian)
ü  Tidak semua orang bersikap jahat selalu berhati jahat, karna dalam kertas hitam selalu ada bagian putih didalamnya, walaupun hanya setitik tinta.

Elyn   (keluarga)
ü  Pembinasaan besar dapat disebabkan oleh penyadaran yang kecil tentang kasih sayang dalam sebuah ikatan keluarga yang terlupa oleh kebencian.

Siska  (umum)
ü  Setiap orang itu punya hak dan kewajiban , oleh sebab itu lo wajib bayar uang kost ke gue dan gue berhak dapat uang kost dari lo.. haha eh salah maksudnya.

ü  Hidup itu seperti menari dibawah hujan, saat kamu menikmati maka akan terasa sangat menyenangkan, tapi apabila kamu tidak menikmatinya maka kamu akan merasa kedinginan bahkan jatuh sakit.
ü  Berarti atau tidak nya kehidupan bagimu tergantung bagaimana caramu memandang hidup mu.